16 Nov 2018

PERISTIWA YANG DAPAT MENJADI KLAIM BAGI KONTRAKTOR

Munculnya Klaim berasal dari suatu peristiwa yang mengakibatkan permasalahan yang dapat menimbulkan  suatu beban baru berupa tambahan uang,   tambahan   waktu   pelaksanaan,   atau   perubahan  metode  pelaksanaan pekerjaan. Klaim berlanjut  dengan  pembuatan  dokumen  klaim  yang formal   yang   diajukan   oleh   kontraktor   kepada pemilik  bangunan.  Setiap klaim dapat diprediksi oleh pemilik bangunan, karena apabila tidak, hal tersebut dapat menjadi penghambat. Terdapat sebagian peristiwa dalam penyelenggaraan proyek konstruksi yang  menyebabkan terjadi proses klaim, peristiwa tersebut dapat dikategorikan menjadi 4 hal, yaitu:

  1. Compensable Delay

Delay dalam klaim konstruksi terjadi akibat penyedia jasa  belum memenuhi pekerjaan sesuai  jadwal yang ditentukan dalam perjanjian. Permasalahan dalam penundaan terjadi dapat seperti keterlambatan gambar kerja, material tidak memenuhi spesifikasi, dan ketiadaan akses, serta belum dimilikinya pedoman pelaksanaan. Penundaan menyebabkan   timbulnya   biaya-biaya tambahan  yang  terkait  dengan  waktu tambahan, seperti perpanjangan kontrak manajemen dan tambahan peralatan. Penundaan dapat mempengaruhi produktivitas tenaga kerja, ongkos material, dan sewa peralatan.

  1. Conditions Changes

Klaim ini biasanya terjadi  ketika  data-data  atau  informasi yang   disiapkan   oleh   pemilik   kepada kontraktor pelaksana tidak akurat. Hal tersebut adalah suatu situasi di mana permintaan  perubahan  menjadi  sangat banyak yang memerlukan perencanaan kembali.

  1. Scope Changed

Penambahan biaya  dan waktu   pelaksanaan   akibat   terjadinya perubahan dalam lingkup pekerjaan, Terjadinya klaim jenis ini seperti, setelah konstruksi dimulai, pemilik meminta untuk melakukan perubahan atau penambahan    jenis pekerjaan  yang  tidak  tercakup  dalam kontrak kerja. Perubahan ini, akan berpengaruh terhadap biaya dan jadwal pelaksanaan, seperti perubahan desain,  produktivitas  pekerja,  dan  sewa peralatan.

  1. Termination

klaim ini terjadi akibat kontrak diakhiri sebelum pekerjaan diselesaikan. Penghentian boleh terjadi untuk beberapa pertimbangan, seperti proyek dibangun tidak lagi diperlukan  atau secara teknologi   usang, pemilik proyek tidak mempunyai dana yang cukup untuk melanjutkan pembangunan,atau kerusakan lingkungan.

Kategori-kategori tersebutlah yang harus dipahami oleh kontraktor sebagai penyedia jasa konstruksi sebagai suatu klaim apabila terjadi suatu peristiwa yang dapat merugikan/menambah beban kontraktor/penyedia jasa konstruksi.  Pehamahaman akan hal ini lah yang menjadi penting dalam membuat suatu kesepakatan/kontrak sebagai aturan main sebelum pelaksanaan proyeksi konstruksi dimulai. Olehkarenanya dibutuhkan suatu pelatihan secara intensif terkait bidang kekonstruksian melalui kursus yang disediakan oleh lembaga dan pemateri profesional, Informasi lebih lanjut bisa di KLIK DISINI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *