20 Nov 2018

ASURANSI JASA KONSTRUKSI SEBAGAI SOLUSI MANAJEMEN RESIKO

Penyedia Jasa Konstruksi atau Kontraktor yang ahli dan profesional selalu berhati-hati dalam pengerjaan proyek agar tidak terjadi suatu kegagalan yang mengakibatkan kerugian. Akan tetapi hal tersebut bukanlah suatu jaminan, proyek kontstruksi yang dikerjakannya tidak mengalami suatu gangguan, masalah atau yang lebih buruk sampai pada kegagalan pengerjaan proyek karena dunia konstruksi adalah dunia insecure yang memliki potensi resiko tinggi.

Berdasarkan hal tersebut, penyedia jasa konstruksi atau kontraktor sebagai salah satu opsi dalam mengantisipasi suatu masalah atau kegagalan dan mengurangi atau meniadakan suatu manajemen resiko, mereka harus memahami dan menggunakan jasa asuransi dalam bidang Konstruksi.  Asuransi dalam bidang konstruksi bagi penyedia jasa konstruksi atau yang lebih dikenal dengan Insurance Engineering. Bentuk asuransi ini pada dasarnya adalah umnamed perils, dimana penanggung menjamin seluruh kerugian akibat kerusakan yang timbul, sepanjang tidak dikecualikan dalam polis. Insurance Engineering memiliki Jenis-jenis asuransi sebagai suatu opsi untuk menyesuaikan kebutuhan penyedia jasa konstruksi/kontraktor yaitu :

  1. Machinery Breakdown (MB)

Machinery Breakdown (MB) merupakan jenis asuransi dalam bidang rekayasa yang menjamin kerugian keuangan sebagai akibat kerusakan yang terjadi secara tiba-tiba dan tak terduga sebelumnya yang terjadi pada mesin-mesin atau peralatan yang dipertanggungkan termasuk hilangnya keuntungan (loss of profit) yang timbul.

  1. Electronic Equipment Insurance (EEI)

Electronic Equipment Insurance (EEI) merupakan salah satu jenis asuransi di bidang rekayasa yang menjamin kerugian finansial atas kerusakan fisik yang bersifat tiba-tiba dan tidak terduga atas peralatan elektronik, komputer dan peralatan lain yang memerlukan tenaga listrik rendah sampai medium.

  1. Erection All Risk (EAR)

Erection All Risk (EAR) merupakan jaminan komprehensif terhadap tertanggung atas kerugian atau kerusakan yang terjadi secara tiba-tiba dan tak terduga di lokasi proyek selama waktu pemasangan mesin dan segala alat perlengkapan instalasi pabrik.

  1. Contractors All Risk (CAR)

Contractors All Risk (CAR) merupakan jaminan komprehensif terhadap tertanggung atas kerugian atau kerusakan yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak disengaja atas barang-barang yang dipertanggungkan di lokasi proyek pada masa periode pertanggungan. Yang dapat dipertanggungkan dalam asuransi ini adalah pembangunan bangunan gedung dan bangunan sipil.

  1. Asuransi Civil Engineering Completed Risk

Asuransi Civil Engineering Completed Risk (CECR) adalah asuransi atas Pekerjaan-pekerjaan Tehnik Sipil yang sudah selesai dibangun ini dirancang untuk memberikan jaminan atas struktur-struktur pekerjaan Tehnik Sipil setelah selesai dibangun dari risiko-risiko seperti : Bencana alam, Sabotase oleh oknum jahat, dan lain sebagainya  yang mengakibatkan runtuhnya bangunan yang sudah selesai dibangun.

Asuransi-Asuransi tersebut dapat digunakan oleh penyedia jasa konstruksi / kontraktor dalam pengerjaan proyek konstruksi. Penggunaan asuransi merupakan sebagai suatu opsi dalam menajemen resiko kerugian yang akan dialami oleh penyedia jasa konstruksi / kontraktor. Pemilihan asuransi yang tepat dan memahami polis dalam asuransi memerlukan sautu ilmu dan pengalaman dalam bidang tersebut.  Sebuah kursus / pelatihan dalam bidang asuransi konstrusi dan gambaran dunia konstruksi merupakan suatu investasi ilmu yang bermanfaat dalam dunia bisnis konstruksi.  Kursus tersebut bisa dilihat DISINI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *