09 Jan 2019

9 KETENTUAN HUKUM YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PERJANJAIN KREDIT

Semua perjanjian kredit harus menetapkan ketentuan hukum sebagai dasar aturan main para pihak didalam kontrak yang disepakati bersama. Ada beberapa ketentuan hukum yang perlu diperhatikan  jika ingin mengadaka/menyepakati perjanjian kredit. Berikut adalah 9 (sembilan) ketentuan hukum yang harus diketahui dan diperhatikan dalam perjanjian kredit :

1. Definisi

Penjelasan/definisi  hal yang akan dipakai dalam perjanjian kredit harus dimasukan didalam kontrak. Definisi tersebut menjadi suatu penjelasan dan ataupun pembatasan hal-hal yang ada atau terlibat dalam kontrak perjanjian kredit;

2. Pihak-pihak yang Terlibat

Ini merujuk pada informasi pribadi tentang peminjam dan pemberi pinjaman yang harus dinyatakan dengan jelas dalam perjanjian pinjaman. Informasi itu harus mencakup identitas jelas menurut peraturan yang berlaku terhadap para belah pihak dalam kontra;

3. Bunga

Ketentuan bunga sebagai prestasi yang diberikan oleh debitur kepada kreditur juga harus diperhatikan dengan jelas. Bunga yang ditetapkan dalam kontrak perjanjian kredit harus mematuhi ketentuan hukum / peraturan perundang-undangan, jangan sampai karena ketentuan bunga yang tidak realistis membuat kontrak perjanjian kredit tersebut menjadi batal demi hukum;

4. Jaminan

Ketentuan mengenai jaminan harus benar-benar diperhatikan jika dalam kontrak perjanjian kredit tersebut menyepakati adanya obyek yang dijaminkan untuk pelunasan hutang. 3 hal yang harus diperhatikan yaitu obyek yang akan dijaminkan itu dibebankan oleh jaminan  gadai, fidusia, hipotek atau hak tanggungan. Obyek yang dijaminkan haruslah memiliki nilai yang sama atau lebih tinggi dari nilai pinjaman pokoknya. Dokumen legalitas obyek yang dijaminkan haruslah sah dan lengkap;

5. Default dan wanprestasi

Ketentuan default sering diterapkan didalam perjajian kredit yang dibebankan “charge/denda” apabila melanggarnya. Ketentuan ini sering digunakan agar para pihak menjalankan kontrak tersebut dengan serius dan penuh kehati-hatian.

Selanjutnya,  terjadinya wanprestasi harus didasari adanya jangka waktu pembayara /jatuh tempo, olehkarenanya didalam kontrak perjanjian kredit, harus menjelaskan jangka waktu pembayaran untuk mempertegas pembayaran kredit oleh debitur ;

6. Choice of law

Ketentuan mengenai choice of law / pilihan hukum, sangatlah penting didalam perjanjian kredit terutama dimana para pihak memiliki background prinsip hukum yang berbeda ataupun untuk mempertegas bahwa perjanjian ini menggunakan prinsip hukum yang dipilih para pihak. Untuk lebih jelasnya bisa lihat mengenai choice of law bisa lihat  disini;

7. Choice of forum dispute

Ketentuan mengenai choice of forum dispute atau pemilihan tempat penyelesaian sengketa menjadi hal yang wajib masukan didalam kontrak perjanjian kredit. Bukan berarti para pihak menyepakati nantinya akan diadakannya sengketa, akan tetapi ketentuan ini sebagai solusi  untuk mengetasi kebingungan atau perseteruan bagi para pihak untuk menentukan tempat ketika nantinya terjadi suatu sengketa. Untuk lebih jelasnya bisa lihat disini;

8. Severability cause

Ketentuan  ini menyatakan bahwa ketentuan dalam kontrak tidak tergantung satu sama lain. Dengan demikian, jika satu syarat kontrak dianggap tidak dapat diberlakukan oleh pengadilan, itu tidak berarti semua ketentuan tidak dapat dilaksanakan;

9. Force majure/Keadaan memaksa

Ketentuan ini sebagai perlindungan bagi debitur apabila terdapat suatu keadaan memaksa diluar kendalinya untuk menghindari terjadinya suatu default . Ketentuan hukum ini sering ada didalam definisi dan diperjelas didalam pasal dalam kontrak.

Itulah pembahasan singkat mengenai 9 ketentuan hukum yang harus diperhatikan didalam perjanjian kredit. Pembahasan singkat ini sebagai gambaran dalam membuat/menyepakati kontrak perjanjian kredit. Untuk lebih jelasnya mengenai ketentuan hukum dalam perjanjian kredit, meliputi praktiknya, resikonya, dan berbagai pengalaman dalam melakukan perjanjian kredit, baik dari sisi debitur maupun kreditur, saudara dapat mempelajari dengan jelas didalam event kami yaitu Kurus Intensif Hukum Jaminan (KLIK HERE).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *